cerpen

Pundak Kecil Si Bungsu

Posted on

Oleh : Ketut Regita Putri   Ini adalah narasi tentang aku si Bungsu. Yang katanya hanya anak manja, entah kapan menjadi manusia dewasa. Memangnya dewasa itu seperti apa? Apakah tentang sebuah pemikiran atau hanya sekedar tentang usia? Terkadang aku heran mengapa anak terakhir disebut anak manja. Bukankah pada setiap raga orang dewasa juga ada anak […]

Read More

esai

Omed-Omedan: Lebih dari Sekadar Ciuman, Tradisi yang Perlu Dilestarikan

Posted on

Oleh Komang Nisa Dianawati Bali adalah salah satu destinasi wisata yang populer di Indonesia. Pulau ini memiliki keindahan alam yang mempesona, serta kekayaan budaya yang menarik. Salah satu budaya yang unik dan fenomenal adalah upacara Omed-Omedan, yang juga dikenal sebagai festival ciuman massal. Upacara ini dilakukan oleh pemuda-pemudi di Desa Sesetan, Denpasar, Bali, setiap tahun […]

Read More

esai

MENJADIKAN DESA  WISATA DESA MUNDUK  SEPERTI UBUD

Posted on

Oleh: Ni Luh Riska Sri Devi   Desa Munduk adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, tepatnya di Provinsi Bali. Munduk Berbatasan dengan desa Gobleg, desa Umajero, dan desa Gesing, yang letaknya saling berdekatan. Nama “Munduk” adalah julukan yang diberikan masyarakat dikarenakan daerahnya terletak tepat di atas gundukan tanah atau bukit, tingginya […]

Read More

esai

KURIKULUM MERDEKA BELAJAR: MENDORONG KREATIVITAS ATAU MENGORBANKAN DISIPLIN?

Posted on

Oleh Putu Devi Fridayani   Sejak diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia pada tahun 2021, Kurikulum Merdeka Belajar telah menjadi wacana yang memicu beragam diskusi di kalangan pendidik, orang tua, dan siswa. Gagasan utamanya adalah memberikan kebebasan kepada sekolah dan guru untuk merancang pembelajaran yang lebih kontekstual, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan […]

Read More

esai

SIAPAKAH YANG HARUS MENJAGA BALI?

Oleh Komang Yudia Dewi   Dikutip dari buku Bali dan Sekitarnya karya Dayat Suryana, (2012), sejarah Bali sebenarnya dimulai sejak zaman prasejarah. Zaman di mana manusia belum mengenal tulisan, sehingga sejarah pada masa ini hanya bisa dipelajari dari berbagai peninggalan barang saja. Abad Ke-18 M Memasuki masa kuno atau sekitar abad ke-8, Bali mulai mengenal […]

Read More