Sinopsis Novel Ranking 1 oleh Ni Kadek Anggreni Budianita diambil dari novel berjudul Ranking 1 penulis Sara Tee, penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Tahun Terbit 2018, tebal buku 250 halaman.
Novel yang berjudul Ranking 1 ini menceritakan tentang seseorang remaja perempuan yang berkacamata minus dan berambut panjang yang bernama Ella. Ella ini diminta oleh papanya untuk selalu menyibukkan diri dengan membaca buku dan belajar les berbagai macam pelajaran sekolah. Ella mempunyai kakak yang bernama Gendis. Ella tidak menyukai papa karena papa sering membandingkan antara Gendis dan Ella dengan alasan karena Gendis mempunyai otak yang pintar dan kemampuan dalam bidang pelajaran sehingga Gendis selalu menjadi ranking 1 di sekolah. Maka dari itu Ella sangat sebal jika di bandingan. Walaupun begitu Ella pun menanggapi itu sebagai motivasi agar selalu belajar supaya bisa seperti kakak nya Gendis yang mendapatkan ranking 1 di sekolah. Selain mendapatkan ranking 1 di sekolah Gendis juga mendapatkan nilai kuliah predikat camlaude dan ia mendapatkan pekerjaan kedudukan tinggi sebagai manajer di perusahaan besar di Bandung.
Ella termasuk orang yang pendiam dan tidak memperdulikan penampilannya. Ella mempunyai sahabat yang sangat pengertian dan perhatian kepadanya , yang bernama Tania dan Susan. Mereka sangat mengerti keadaan Ella yang selalu belajar terus menerus tanpa menyisihkan waktunya untuk sahabatnya itu. Persabahatan itu pun mulai merenggang ketika kedatangan murid baru yang bernama Vera. Vera adalah murid pindahan dari Solo, Vera kini duduk di samping Ella karena direkomendasi oleh Susan agar bisa saling berkomunikasi dekat satu sama lain, lain hal juga membuat kabar buruk bagi Ella karena selama ini ia selalu duduk sendiri kini ia duduk dengan Vera. Tetapi Ella sangat risih jika Vera duduk dengan nya karena Ella dulu pernah duduk dengan teman nya dan pada saat ulangan teman sebangkunya pun mendapatkan nilai yang bagus , dari sana lah Ella pun menganggap dia itu menyontek pada Ella, maka dari itu Ella membuat teman nya tidak betah duduk dengannya, akhirnya rencana ella berhasil membuat teman nya pindah dari bangku Ella.
Namun berbeda dengan Vera yang selalu bertahan pada bangku itu, padahal Ella sudah berusaha berbuat apa saja agar Vera tidak betah satu bangku dengan Ella tapisemua itu gagal tidak ada reaksi apapun dari Vera, Vera tetap memilih duduk di bangku itu. Susan sebenarnya sudah menyusun rencana untuk mengadakan taruhan antara Ella dan Vera. Vera adalah anak yang pintar setara dengan Ella, maka dari itu Susan memiliki rencana taruhan untuk mendapatkan ranking 1. Susan sangat yakin bawha taruhan kali ini Vera lah yang menang karena Vera bukan hanya pintar di bidang pelajaran Vera pun pintar dalam bidang penampilan tidak sperti Ella yang tidak memperhatikan penampilannya. Ella kini marasa semakin sebel dengan Vera karena sahabat sahabat nya lebih dekat dengan Vera di bandingan dengan Ella, selain sahabat sahabat nya Vera juga seriang mengobrol dekat bersama Ivan. Ella merasa cemburu dengan Vera, Ella pun hanya bisa memandang dari kejauhan saja. Vera tiba- tiba teringat akan taruhan yang di tawarkan oleh Susan. Vera hanya bisa menerima tawaran dari Susan setelah itu Vera langsung menghampiri Susan dan memberitahu kepada Susan bahwa ia menerima taruhan nya dengan Ella.
Vera pun memberitahu Ella, Ella tanpa berpikir lama meng iya kan taruhan tersebut karena Ella sangat yakin akan kemenangan nya. Waktu UAS pun tiba, Ella selalu giat dalam belajar agar nilainya bagus dan menang dalam taruhan dengan Vera. Ella pun menjawab semua pertanyaan dan tidak ada satu soal pun terlewat.
Pembagian rapot pun tiba , semua murid berdiam di rumah sedangkan orang tua mereka yang akan mengambil rapot ke sekolah. Setelah menunggu beberapa saat papa pun tiba di rumah dengan muka marah dan melemparkan rapot Ella. Ella pun terkejut dan segera melihat rapotnya, lalu terkejut melihat hasil yang tertera di rapot, Bukan itu saja, Ella juga terkejut rangkingnya menurun menjadi ranking 2. Setelah lama merenung di dalam kamar Ella pun memutuskan untuk keluar menghirup udara segar, Ella pun merasa sangat lapar ia pun memutuskan menuju tempat makan yang terdekat yaitu masakan Padang. Sesampainya di sana Ella pun terkejut akan kehadiran Gendis, kakak Ella dengan berpakian seperti pelayan dari tempat makan tersebut. Ia pun bertanya tanya tentang kejadian itu. Setelah itu Ela memutuskan untuk pulang. Dalam perjalanan, Ella menjadi sadar bahwa Gendis selama ini berbohong kepada papa akan pekerjaannya. Ella tidak sanggup bila mengatakannya pada papa, ia pun memutuskan untuk diam saja biarkan Gendis yang memberitahu papa. Ella pun tiba tiba teringat akan taruhan yang ia sepakati bersama Vera waktu lalu.
Setelah pembagian rapot, hari ulang tahun Susan pun tiba, Ella pun niat untuk menghadirinya sebelum ke acara ulang tahun Susan, Tania mengajak nya menuju ke salon terlebih dahulu, Ella pun mulai di make over . Setelah selesai Tania dan Ella pun menuju ke acara ulang tahun Susan.
Ella terlihat berbeda saat di make over. Vera pun menghampiri Ella dengan berbasa basi agar tidak langsung memberitahu apa yang harus di lakukan oleh Wlla karena kalah dalam taruhannya. Ella pun diterkejudkn tentang apa yang harus di lakukan nya. Ternyata yang harus dilakukannnya adalah mengumumkan siapa yang Ella suka selama ini di atas panggung. Sebenarnya Ella tidak berani, tetapi Ella harus melakukannya agar tidak terlihat lemah atau tidak menepati janji di hadapan Vera. Ella pun memberanikan diri menuju panggung dan mengungkapkan siaap yang ia suka, setelah berbicara Ella langsung lari dari acara tersebut, Ivan pun menyusul Ella.
Setelah beberapa hari dari peristiwa itu, Ella dan Ivan pun jadi semakin dekat satu sama lain, tetapi susan malah semakin menjauh dari Ella. Dan perempuan yang suka pada Ivan semakin membenci Ella , pernah kejadian Ella di halangi oleh Susi penggemar Ivan. Untung saja Ivan menyelamatkan Ella tepat pada waktunya. Dengan keberanian Ivan mengajak Ella untuk menjadi MC dalam acara Pensi Sekolah, Ella pun enggan menolaknya karena Ella merasa kapan lagi ia akan sepanggung bersama Ivan. Setelah menerima penawaran dari Ivan, Ivan pun mengajak Ella mengikuti breaving di kantor osis.
Seiring berjalannya waktu, pensi pun tiba dimana setiap siswa akan menampilkan bakatnya diatas panggung. Hari ini adalah hari yang menegangkan bagi Ella karena ia menjadi pembawa acara. Setelah lama menyiapkan, acara pensi pun dimulai. Awalnya Ella merasa gugup karena pertama kali menjadi pembawa acara, tetapi lama kelamaan Ella menjadi terbiasa. Akhirnya tiba di pengujung acara dimana seluruh siswa yang orang tua nya datang akan berdansa bersama dengan orang tuanya masing masing. Berbeda dengan Ella , ia takut mengajak papa berdansa. Papanya pun meng iya kan Ella untuk berdansa bersama Ella. Seiring berjalannya waktu, papa Ella lun mulai memaafkan Ella dan Gendis, dan papa Ella sudah jarang marah lagi. Selain itu papa sudah merestui Gendis menikah dengan Pras. Walaupun awalnya papa sangat keberatan dengan pernikahan Gendis dengan Pras. Tetapi semua itu sudah tidak lagi, sekarang semua terlihat bahagia satu dengan yang lain nya.